Home / INSPIRASI

Senin, 25 Oktober 2021 - 23:51 WIB

Syeikh Baba Daud Al-Rumi: Pengarang Kitab Masailal Muhtadi

Syeikh Baba Daud al-Rumi dikenal dengan Teungku di Lepu memiliki nama lengkap Syeikh Muhammad Daud Bin Ismail Bin Agha Mustafa Bin Agha Ali Ar-Rumi. Datuk neneknya berasal dari negeri Rum (Turki) yang datang ke Aceh abad ke 15 M.

beliau lahir di Bandar Aceh Darussalam.Sejak remaja telah berguru kepada gurunya Syeikh Abdurrauf As-Singkili (Syiah Kuala) di Dayah Manyang Leupeu, dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk ilmu Thariqat Syathariyah dan Qadiriyah yang diijazahkan oleh gurunya tersebut.

Syeikh Baba Daud al Rumi adalah tangan kanan (orang kepercayaan) Syeikh Abdurrauf dalam mengelola dayah (pesantren) di Kuala Aceh zaman itu. Dayah tersebut sangat terkenal. Murid-murid datang seluruh Nusantara, termasuk Pattani.

Syeikh Baba Daud al Rumi meruapakan pengarang kitab “Masailal Muhtadi wa Umdata Awwaladi” yang menggunakan metode soal jawab. Contoh: Soal jika ditanyai orang kita. Berapa perkara rukun Islam itu? Jawab: Bahwa rukun Islam itu lima perkara. Kitab tersebut masih dicetak ulang sampai sekarang di seluruh dunia Melayu.

Baca juga  Aceh Raih Peringkat Tiga Nasional Pada MTQ Kopri Ke-5

Kitab tersebut ditulis dengan menggunakan bahasa Jawi dan tehnik tanya-jawab ini telah diakui sebagai salah satu cara terbaik untuk mengajarkan pengetahuan agama dasar bagi murid-murid yang tidak mengenal bahasa Arab. Kitab ini juga menampilkan beberapa mata pendidikan yang berlainan seperti Akidah, Ibadah, dan lain sebagainya tanpa ada perubahan sedikitpun.

Disamping itu pula, ajaran-ajaran dalam tulisan Baba Daud ini telah pernah pula melingkari kegiatan kegamaan di Masailal Muhtadin telah berperan banyak dalam pembentukan karakter keagamaan murid-murid di wilayah tersebut.

Keturunan Syeikh Baba Daud Rumi di Pattani, banyak sekali yang menjadi ulama besar. Antara lain; Syeikh Ismail Al-Fathani, Syeikh Abdullah Al-Fathani dan Syeikh Ahmad Al-Fathani, Hj. Nik Wan Fathimah Al-Fathani , dan Hj Nik Wan Zainab Binti Ahmad Fathani (ulama perempuan) dan pejuang.

Baca juga  ISPIKANI Aceh Bimbing Santri Jadi Pengusaha Sektor Perikanan

Syeikh Baba Daud al-Rumi juga dikenal sebagai seorang guru dan banyak orang-orang penting yng memilih untuk menjadi muridnya. Salah satunya adalah Nayan Baghdadi, anak dari Al-Firus al-Baghdadi, pendiri Dayah Tanoh Abee. Nayan Firus al-Baghdadi menjalani satu fase pendidikannya di Dayah Leupeue Peunayong, sebuah dayah terkemuka di Aceh saat itu dan Baba Daud yang bergelar sebagai Teungku Chik di Leupeue adalah salah satu guru pengajarnya.

Setelah menyempurnakan pendidikannya disini, Baba Daud menganjurkannya untuk kembali ke Seulimeum dan mendirikan sebuah pusat kegiatan pendidikan disana. Selain Nayan Firus al-Baghdadi, Syeikh Faqih Jalaluddin juga tercatat sebagai salah seorang murid Baba Daud lainnya yang tidak kalah popularnya.

Share :

Baca Juga

BISNIS

ISPIKANI Aceh Bimbing Santri Jadi Pengusaha Sektor Perikanan

INSPIRASI

Aceh Raih Peringkat Tiga Nasional Pada MTQ Kopri Ke-5

INSPIRASI

SHORT TRAINING KOMPETENSI PENCAMPUR PAKAN DAN FARM UNGGAS PETELUR

BISNIS

Bangkitkan UMKM, Genpro Aceh Tenggara dan Bank Aceh Syariah Kutacane, Gelar Seminar Wirausaha

INSPIRASI

Bantu Korban Semeru, OSIS SMPIT Nurul Fikri Banda Aceh, Galang Dana Bantuan Sosial

INSPIRASI

Buku Aksara Warna Pidie Resmi di Luncurkan

INSPIRASI

UTU Raih Terbaik Pertama IKU Bidang Kerjasama

INSPIRASI

Mayjen Muhammad Hasan Jabat Pangdam Iskandar Muda